Kelas yang tak Terlupakan


Saya tidak setuju dengan pandangan bahwa Filsafat membosankan karena subjek itu membahas hal-hal yang abstrak. Bagi saya, Filsafat sangat menarik. Ketertarikan itu tumbuh ketika saya mengikuti kelas pertama Pengantar Filsafat yang begitu mengesankan.

Di kelas pertama mata kuliah itu, setelah memperkenalkan diri, sang dosen pengampu berkata, “Saya beri waktu sepuluh menit kepada saudara-saudara untuk membaca kedua cerita pendek ini”. Dia kemudian berjalan membagikan selembar kertas berisi dua cerita pendek kepada setiap mahasiswa.

Cerita pertama bertutur tentang seorang laki-laki yang berkunjung ke wilayah perlindungan gajah. Ketika mendekati sebuah lapangan yang dipenuhi puluhan gajah, laki-laki tersebut terkejut dan bingung. Dia melihat bahwa hewan-hewan raksasa itu ditambat hanya dengan tali kecil. Salah satu ujung tali diikatkan ke kaki gajah, dan ujung yang lain diikatkan pada patok kayu yang ditancapkan ke dalam tanah. Dilihat dari kekuatan fisik mereka, dengan mudah gajah-gajah itu dapat memutuskan tali pengikatnya dan pergi kemanapun. Namun, tak seekor gajahpun mencopba melepaskan diri. Penasaran, lelaki tersebut kemudian mendekati seorang pawang dan bertanya mengapa hewan-hewan besar itu terlihat pasrah tertambat di sana. Tak seekorpun berusaha melarikan diri.

“Penyebabnya sangat sederhana,” kata sang pawang. “Sejak dilahirkan, gajah-gajah ini langsung kami tambat dengan tali kecil seperti itu. Karena … (untuk melanjutkan membaca, silahkan klik di sini)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s